Pendekatan Simulasi untuk Analisis Antrian pada Bengkel Servis PT. X

Prima Denny Sentia, Ilyas Ilyas, Riyan Haikal

Abstract

PT. X is an authorized dealer and service provider of a reputable car product that provides sales and maintenance services. Total number of counters and stalls owned by PT. X cannot be considered optimal based on the number of cars that will be serviced. Long queues cause customers postponinge the maintenance service and reschedule them to another day. The purpose of this study is to analyze the queue characteristic of the simulation results in the service counters and to design improvement of the scenarios. The study was conducted to implement a simulation model on a service system in order to determine an optimal number of service stations which is appropriate with the waiting time that has been targeted by the company. The analysis of the scenario carried out refers to the target that needs to be achieved by the company that is 15 minutes waiting time to call by counter and 120 minutes waiting time to service. Based on the possibilities occurred, there are 11 proposed improvement scenarios that can be applied in the company. The results from the analysis stated that scenario No. 8 that add two counters and two maintanance stalls in the service station has average waiting time which closed with targeted time set by the company. Therefore, scenario No. 8 is chosen as a proposed improvement actiion. By implementing this scenario it is expected that average waiting time to call by a counter is only on 16,845 minutes on Thursday and the average waiting time to service is only 124,63 minutes on Wednesday.

Keywords: Queue, Service, Waiting Time, Simulation Method


Abstrak

PT. X merupakan Dealer dan penyedia servis resmi dari produk salah satu mobil ternama yang menyediakan pelayanan penjualan dan bengkel servis. Jumlah counter dan stall yang ada di PT. X, tidak bisa dikatakan optimal berdasarkan tingkat kedatangan mobil yang akan diservis. Antrian panjang menyebabkan beberapa pelanggan harus menunda untuk melakukan servis sehingga servis harus diundur ke hari yang lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik antrian berupa hasil simulasi di tempat pelayanan servis dan merancang skenario perbaikannya. Penelitian dilakukan dengan menerapkan model simulasi pada sistem pelayanan untuk menentukan jumlah fasilitas pelayanan yang sesuai dengan waktu menunggu yang telah ditargetkan perusahaan. Analisis skenario dilakukan dengan merujuk kepada target yang ingin dicapai oleh perusahaan yaitu 15 menit waktu menunggu di panggil counter dan 120 menit waktu menunggu mobil diservis. Berdasarkan kemungkinan yang terjadi dihasilkan 11 usulan skenario perbaikan yang memungkinkan untuk diterapkan di Bengkel Servis PT. X. Hasil analisis yang diperoleh bahwa skenario 8 memiliki nilai waktu rata-rata menunggu yang mendekati target perusahaan sehingga skenario 8 menjadi usulan perbaikan untuk sistem dengan menambahkan 2 Counter dan 2 Stall perbaikan. Pada skenario ini, waktu rata-rata menunggu dipanggil counter yang melewati batas target hanya terdapat pada hari Kamis sebesar 16,846 menit dan untuk waktu rata-rata mobil diservis yang melewati batas target yaitu hanya pada hari Rabu sebesar 124,63 menit.

Kata kunci:  Antrian, Pelayanan, Waktu Menunggu, Model Simulasi

 

 

Full Text:

PDF

References

Supranto, J., (2013). Riset Operasi Untuk Pengambilan Keputusan. Edisi Ketiga penyunt. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Kakiay, T. J., (2004). Dasar Teori Antrian Untuk Kehidupan Nyata. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Kelton, W. D., Sadowski, R. P. & A. S., D., (2003). Simulation With Arena, 3nd Edition. Singapore: Mc Graw Hill.

Wahyani, W. & Ahmad, N. H., (2010). Analisis Bottleneck Dengan Pendekatan Simulasi Arena Pada Produk Sarung Tenun Ikat Tradisional. Journal Teknik Industri Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya.

Hasian, D. P. & Putra, A. K., (2010). Simulasi Pelayanan Pengisian Bahan Bakar BBM di SPBU Gunung Pangilun. Jurnal Optimasi Sistem Industri, 9(2), pp. 31-36.

Hasibuan, A. & Bintang, M., (2005). Pengembangan Model Simulasi Untuk Perencanaan Kapasitas Unit Perawata Intensif (ICU). Jurnal Sistem Teknik Industri, 6(4), pp. 64-72.

Render, B. & Heizer, J., (2005). Operations Management. Jilid 2. (edisi 7). Jakarta: Salemba Empat.

Kelton, W. D., & Law, A. M. (2000). Simulation Modelling and Analysis. 3rd edition. New York: The McGraw-Hill Companies, Inc.

Arifin, M., (2009). Simulasi Sistem Industri. Yogyakarta: Graha Ilmu.